Senin, 28 Juni 2021
Senin, 14 Juni 2021
Hambatan Komunikasi Lintas Budaya Dalam Dakwah Multikultural Modern
Komunikasi lintas budaya atau cross
cultural communication adalah bidang studi komunikasi yang memandang bagaimana
manusia yang berbeda latar belakang budaya berkomunikasi. Komunikasi lintas
budaya adalah studi yang berakar dari studi antropologi budaya. Titik berat
komunikasi lintas budaya adalah proses komunikasi yang terjadi dalam berbagai
macam budaya yang berbeda. Komunikasi lintas budaya merupakan "pintu
gerbang" agar dapat memahami komunikasi antar budaya atau intercultural
communication.
"Hambatan dapat diartikan
sebagai halangan atau rintangan yang dialami." (BADUDU ZAIN, 1994:489) Hambatan
Dakwah Multikultural:
1.
Etnosentris
Fanatisme yang berlebihan terhadap
pendapat pribadi dan golongan, sehingga apriori (ber praanggapan) menolak
pendapat orang lain di luar kelompok atau jamaahnya. (biasanya disertai dengan
meremehkan masyarakat dan kebudayaan lain).
2.
Indriskriminasi
Tidak mampu mengidentifikasi
perbedaan atau keunikan. Indiskriminasi merupakan pengingkaran kekhasan orang
lain.
3.
Prasangka (Prejudice)
Menurut Sears, prasangka berkaitan
dengan persepsi. Apabila seseorang atau sekelompok orang memiliki pengalaman
yang buruk terhadap orang atau sekelompok orang lainnya, maka pada dirinya akan
timbul suatu persepsi yang kurang baik. Persepsi yang kurang baik inilah. yang
akhirnya menjadi prasangka yang menetap.
4.
Stereotip (Stereotype)
Prasangka sosial bergandengan dengan
stereotip yang merupakan gambaran atau tanggapan tertentu mengenai sifat-sifat
dan watak pribadi orang atau golongan lain yang bercorak negatif (Gerungan,
1983: 169). Stereotip terbentuk meskipun seseorang belum bergaul dengan yang
diprasangkainya. Stereotip terbentuk berdasarkan keterangan-keterangan yang
kurang lengkap dan subjektif
5.
Perbedaan Kepentingan
Kepentingan akan membuat orang
selektif dalam menanggapi dan menghayati pesan. Orang hanya akan memperhatikan
stimulus atau pesan yang ada hubungannya dengan kepentingannya.
6.
Motivasi
Motif merupakan semua penggerak,
alasan-alasan atau dorongan-dorongan dalam diri manusia yang membuat manusia
berbuat sesuatu (Gerungan, 1983: 142) Seseorang akan mengabaikan pesan
komunikasi yang tak sesuai dengan motivasinya.
7.
Faktor Semantik
Hambatan komunikasi yang disebabkan karena kesalahan pada bahasa,
baik pada komunikator maupun komunikan.
Hambatan semantik dapat terjadi dalam beberapa bentuk.
a.
Komunikator salah mengucapkan kata atau istilah karena bicara
terlalu cepat
b.
Adanya perbedaan makna dan pengertian untuk kata atau istilah yang
sama karena faktor psiko budaya
c.
Adanya pengertian yang konotatif (memberi makna secara emosional,
bukan makna sebenarnya).
8.
Kesalahan Interpretasi Bahasa Nonverbal
Orang-orang dari budaya yang berbeda
memiliki realitas sensori (indrawi) yang berbeda pula. Mereka melihat,
mendengar, dan merasakan hanya pada apa yang dianggap bermakna bagi mereka
(sesuai dengan budaya tempat mereka berada).
Contoh masyarakat Batak menggunakan
bendera merah sebagai tanda ada orang meninggal, sedangkan masyarakat Jawa
menggunakan bendera warna putih.
9.
Perbedaan Budaya dan Norma Sosial
Perbedaan budaya sekaligus juga
menimbulkan perbedaan norma sosial yang berlaku pada masing-masing etnik
masyarakat. Karena budaya dan norma sosial itu dikenal, diakui, dihargai dan
kemudian ditaati dalam kehidupan sehari-hari, maka pelanggaran terhadap keduanya
tentu akan mendapatkan sanksi, yang bentuknya berbeda pada setiap masyarakat
serta berbeda pula tingkatannya.
Senin, 07 Juni 2021
AKTIVITAS
KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA VERBAL DAN NON-VERBAL DALAM ILMU DAKWAH
1. Dakwah
Secara
etimologis, kata dakwah merupakan bentuk masdar dari kata yad’u (fi’il
mudhari’) dan da’a (fi’il madli) yang artinya adalah
memanggil (to call), mengundang (to invite), mengajak (to
summer), menyeru (to propo), mendorong (to urge), dan memohon
(to pray). Sehingga dakwah dipahami sebagai seruan, ajakan, dan panggilan dalam
rangka membangun masyarakat Islami berdasarkan kebenaran ajaran Islam yang
hakiki. Dengan kata lain, dakwah merupakan upaya atau perjuangan untuk
menyampaikan ajaran agama yang benar kepada umat manusia dengan cara yang
simpatik, adil, jujur, tabah dan terbuka, serta menghidupkan jiwa mereka dengan
janji-janji Allah SWT tentang kehidupan yang membahagiakan, serta menggetarkan
hati mereka dengan ancaman-ancaman Allah SWT terhadap segala perbuatan tercela,
melalui nasehat-nasehat dan peringatan-peringatan.
2. Komunikasi
Lintas Budaya
Komunikasi
lintas budaya adalah proses dimana dialihkan ide atau gagasan suatu budaya yang
satu kepada budaya yang lainnya dan sebaliknya, dan hal ini bisa antar dua
kebudayaan yang terkait ataupun lebih, tujuannya untuk saling memengaruhi satu
sama lainnya,baik itu untuk sebuah kebaikan kebudayaan maupun untuk
menghancurkan suatu kebudayaan, atau bisa jadi tahap awal dari proses
akulturasi (penggabungan dua kebudayaan atau lebih yang menghasilkan kebudayaan
baru)".
Kinicki,A & Kreitner,R
(2003:137) menjelaskan bahwa ada tiga pilihan dalam melakukan komunikasi lintas
budaya yaitu : 1) tetap berpegang pada bahasanya sendiri; 2) tergantung pada
penerjemah bahasa; 3) mempelajari sendiri bahasa lokal. Lebih lanjut dijelaskan
berdasarkan pengalaman manajer internasional yang berhasil dari ketiga pilihan
tersebut maka pilihan ketiga yaitu mempelajari bahasa lokal/negara tempat
bekerja dianggap yang paling efektif dalam melancarkan komunikasi dengan rekan
bisnis. Pengabaian Bahasa lokal/keengganan mempelajari bahasa lokal berarti
berpeluang kehilangan pemahaman arti tertentu padahal bisa jadi sangat penting
untuk kelangsungan usaha.
Dalam komunikasi lintas budaya salah
satu hambatannya adalah perbedaan bahasa. Bahasa merupakan perluasan dari suatu
budaya. Perbedaan pengertian atau memaknai suatu kata atau simbol menjadi suatu
potensial hambatan komunikasi dan hal tersebut dapat menghambat proses
aktifitas bisnis atau organisasi.
https://drive.google.com/file/d/1Fr0Gf8hHqqPj1Aw0p8v-auQTU7dOL9qM/view?usp=drivesdkhttps://drive.google.com/file/d/1Fr0Gf8hHqqPj1Aw0p8v-auQT...
-
Hambatan Komunikasi Lintas Budaya Dalam Dakwah Multikultural Modern Komunikasi lintas budaya atau cross cultural communication adala...
-
FUNGSI, TUJUAN DAN PERANAN DAKWAH DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA Dua konsep utama yang mewarnai komunikasi antarbudaya yaitu konsep kebudaya...